UNDIP, Semarang (3/9) – Api literasi menyala terang di Kampus Universitas Diponegoro. Ajang pemilihan Duta Literasi Mahasiswa Universitas Diponegoro Tahun 2026 sukses digelar dengan membawa napas baru bagi gerakan literasi dan penyebaran ilmu di lingkungan universitas. Mengusung tema, “Cerdas Berliterasi, Mengabdi dengan Bakti”, inisiatif gemilang dari Direktorat Perpustakaan, Undip Press, dan Kearsipan ini berhasil mempertemukan dua belas mahsiswa terbaik yang siap menjadi garda terdepan pelopor peradaban ilmu.
Perjalanan menuju panggung puncak bukanlah jalan yang singkat. Ke-12 finalis harus melalui tempaan seleksi yang ketat dan berlapis. Dimulai dari babak presentasi gagasan, di mana mereka menyampaikan ide-ide segar dan inovatif demi mendongkrak minat baca mahasiswa; dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam bersama dewan juri untuk menguji ketajaman wawasan, kemampuan public speaking, dan integritas karakter yang dibutuhkan seorang duta literasi.
Panggung grand final menjadi puncak pembuktian bagi ke-12 finalis untuk menampilkan performa terbaik mereka. Lebih dari sekadar menguji kemahiran berliterasi, ajang ini menakar sejauh mana kepekaan dan kesiapan para kandidat untuk menggerakkan literasi di lingkungan kampus.
Wakil Rektor Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T., dalam sambutannya Prof. Adian menyampikan bahwa tidak seluruh informasi membawa kebaikan sehingga kita harus peka dalam memilih informasi.
“Literasi bukan sekadar membaca, tetapi juga kemampuan untuk memahami, mengolah, menyaring, dan menggunakan informasi secara bijak,” ungkapnya.
Usai melewati seluruh tahapan seleksi yang kompetitif, dewan juri menetapkan 12 finalis sebagai penerima penghargaan dalam tiga tingkatan medali. Predikat Gold Medalist berhasil diraih oleh Afri Yudatama Siregar, S.T., Ardiyanti Rahma Sekarsari, dan Iqbal Farel Arya Saputra. Sementara itu, gelar Silver Medalist disematkan kepada Ira Rahmawati, Muhamad Ryllo Pambudi, Najwa Basandid, serta Rachel Tiurma Sitompul. Melengkapi daftar juara, predikat Bronze Medalist sukses dibawa pulang oleh Azizatuluthfia Ahida Fatahunna’im, Cindy Claudia Sihotang, Fathina Mutawakkila, Naela Parisya Syafnel Putri, dan Najwa Lathfa Ashila.
Melalui gelaran Duta Literasi Mahasiswa UNDIP Tahun 2026, Universitas Diponegoro optimis melahirkan generasi pembelajar yang kritis, kreatif, dan mampu menghadirkan solusi melalui aksi nyata. Dengan semangat “Cerdas Berliterasi, Mengabdi dengan Bakti”, para duta literasi diharapkan dapat menjadi penggerak budaya literasi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap membaca, belajar, dan berbagi pengetahuan di lingkungan Universitas Diponegoro. (ANF/DPUPK)


