Literasi Kesehatan: Jembatan Menuju Masyarakat Berdaya

UNDIP, Semarang (7/4) –  Memperingati Hari Kesehatan Dunia setiap tanggal 7 April, UPT Perpustakaan dan UNDIP Press memandang bahwa peran penting literasi kesehatan adalah jembatan utama dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan berdaya. Di tengah banjir informasi digital yang kerap membingungkan, perpustakaan menjadi  kurator informasi medis yang kredibel bagi sivitas akademika dan masyarakat.

Kepala UPT Perpustakaan dan UNDIP Press, Suwondo, S.Hum., M.Kom. menyampaikan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, risiko penyebaran hoax kesehatan sangat massif. Literasi adalah imunitas terbaik dan masyarakat yang literat adalah masyarakat yang sehat. Dengan membaca referensi yang tepat, kita tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tapi juga kesehatan mental dari kecemasan akibat informasi palsu.

“Kesehatan bukan hanya soal fisik, tapi juga tentang bagaimana kita mengonsumsi informasi. Perpustakaan menjadi filter dan penyedia referensi medis yang kredibel melalui buku-buku fisik dan e-journal,” ujarnya.

Peringatan Hari Kesehatan Dunia tahun ini menjadi momentum bagi UPT Perpustakaan dan UNDIP Press terus mengembangkan program-program literasi yang inovatif. Mari jadikan perpustakaan sebagai langkah awal menuju gaya hidup sehat.

Yuk Pusdip! kunjungi UPT Perpustakaan dan UNDIP Press atau akses koleksi digital kami. Sehat itu mahal, tapi salah informasi jauh lebih mahal. (Perpus UNDIP)