UNDIP, Semarang (31/3) – Dalam upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan Universitas Diponegoro, UPT Perpustakaan dan UNDIP Press mengoptimalkan platform Facebook sebagai kanal informasi. Langkah ini bertujuan untuk memberikan akses informasi yang cepat, interaktif, dan mudah dijangkau oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta masyarakat.
Kepala UPT perpustakaan dan UNDIP Press, Suwondo, S.Hum., M.Kom., menuturkan media sosial, khususnya Facebook, bukan sekadar media berbagi foto. Akun Facebook resmi Perpustakaan Undip kini dioptimalkan sebagai ladang informasi yang mencakup update koleksi dan referensi, literasi digital, ruang interaksi dua arah, dan informasi event serta workshop.
“Platform facebook kami manfaatkan juga untuk memperkenalkan karya-karya buku dosen dan peneliti UNDIP kepada publik yang lebih luas, memperkuat posisi universitas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.
Dengan hadirnya ladang informasi digital ini, hambatan fisik bukan lagi penghalang. Facebook Perpustakaan Undip kini hanya sejauh satu scroll dari ujung jari. Ia hadir sebagai jembatan ilmu, tempat di mana setiap pertanyaan akademis menemukan jawabannya tanpa perlu mengetuk pintu gedung yang jauh.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat budaya literasi di lingkungan Universitas Diponegoro dan masyarakat, menjadikan ilmu pengetahuan lebih mudah dijangkau oleh siapa saja dan di mana saja. (Perpus UNDIP)