Libur Lebaran Tetap Berwawasan: UPT Perpustakaan dan UNDIP Press Berbagi Tips Jaga Budaya Literasi di Tengah Mudik

UNDIP, Semarang (12/3) – Momen libur lebaran atau mudik identik dengan perjalanan jauh dan waktu berkumpul bersama keluarga. Agar waktu luang tersebut tetap produktif dan bermanfaat, UPT Perpustakaan dan UNDIP Press membagikan tips praktis bagi mahasiswa maupun masyarakat agar tetap bisa berliterasi meski sedang dalam suasana libur panjang.

Kepala UPT Perpustakaan dan UNDIP Press, Suwondo, S.Hum., M.Kom., mengatakan bahwa liburan bukanlah alasan untuk berhenti membaca. Sebaliknya, momen ini bisa menjadi waktu terbaik untuk menuntaskan bacaan yang tertunda kerena rutinitas pekerjaan.

Tips menjaga budaya literasi di tengah mudik:

  1. Pilih Bacaan yang Ringan dan Menghibur

        Agar tidak terasa membebani, pilihlah genre yang ringan seperti novel, biografi inspiratif, atau antologi cerpen. Membaca bacaan ringan tetap menjaga otak aktif tanpa membuat stres.

        2. Manfaatkan Waktu “Sela” Saat Perjalanan

        Bagi pemudik yang menggunakan transportasi umum seperti kereta api, bus, atau pesawat, dengan durasi perjalanan yang lama adalah waktu emas untuk membaca. Jika sedang mengemudi atau mudah pusing membaca di kendaraan, dapat beralih ke audiobook atau podcast edukatif.

        3. Satu Hari Satu Artikel

        Cukup luangkan waktu 10-15 menit di pagi hari atau sebelum tidur untuk membaca satu artikel berita atau esai singkat. Konsistensi lebih penting daripada jumlah halaman yang dibaca.

        4. Jadikan Literasi sebagai Topik Obrolan

        Saat berkumpul dengan keluarga, saling menceritakan hal menarik dari buku yang baru saja kita baca. Ini adalah bentuk literasi sosial yang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi ilmu.

        “Dengan menjaga kebiasaan membaca adalah salah satu cara untuk menjaga kualitas intelektual. Literasi tidak harus selalu berada di perpustakaan. Di teras rumah kampung halaman sambil menikmati kue lebaran pun, kita bisa tetap menambah wawasan,” pungkas Suwondo.

        Dengan menerapkan tips ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya pulang membawa bingkisan lebaran, tetapi juga membawa perspektif dan pengetahuan baru saat kembali beraktivitas setelah masa libur selesai. (Perpus UNDIP)