Perpustakaan UNDIP Menjadi Ruang Publik yang Ramah bagi Pemustaka Luar UNDIP

UNDIP, Semarang (3/3) – UPT Perpustakaan dan UNDIP Press tidak lagi hanya menjadi “rumah” bagi civitas akademika Universitas Diponegoro, tetapi membuka pintu selebar-lebarnya  untuk ruang kreatif bersama bagi pemustaka luar UNDIP. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membuka akses ilmu seluas-luasnya dan menjadi titik temu antara akademisi, mahasiswa, peneliti independen, pegiat literasi, hingga masyarakat umum yang membutuhkan akses referensi.  Pemustaka luar UNDIP dapat menikmati fasilitas yang ada dengan mengikuti prosedur kunjungan yang telah ditetapkan.

Lebih dari sekadar tempat meminjam buku, perpustakaan UNDIP menjadi destinasi wisata edukasi pilihan. Dengan arsitektur yang ikonik dan koleksi literatur yang terus diperbarui, perpustakaan menjadi motor penggerak budaya literasi yang lebih modern, terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Keterbukaan akses ini diharapkan dapat menjadi ruang diskusi bagi berbagai komunitas kreatif, mahasiswa dan intelektual. Selain itu memberikan akses pada sumber daya informasi ilmiah yang selama ini sulit dijangkau publik dan membantu para peneliti luar dalam mendapatkan data dan referensi dari koleksi unggulan.

Kepala UPT Perpustakaan dan UNDIP Press, Suwondo, S.Hum., M.Kom. mengatakan dengan semakin terbukanya akses, UPT Perpustakaan dan UNDIP Press berharap dapat menjadi motor penggerak budaya literasi. Ilmu pengetahuan harus terus mengalir, menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, dan mendukung terciptanya masyarakat yang cerdas berbasis data.

“Yang ingin mencari suasana baru, silahkan datang ke Perpustakaan UNDIP. Mari kita bangun budaya literasi yang lebih keren. Ambil laptopmu, ajak teman-temanmu, dan rasakan pengalaman membuat tugas atau riset di perpustakaan UNDIP,” pungkasnya.  (Perpus/UNDIP)