UNDIP, Semarang (26/12) – Popularitas Universitas Diponegoro tidak hanya dirasakan oleh sivitas akademika UNDIP sendiri tetapi juga masyarakat luas. Salah satu fasilitas yang dimiliki UNDIP adalah UPT Perpustakaan dan UNDIP Press, gedung yang berada di kawasan Tembalang ini menjadi destinasi pilihan bagi mahasiswa luar kampus hingga peneliti dari berbagai universitas lain.
“UPT Perpustakaan dan UNDIP Press menjadi ruang favorit mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, mencari inspirasi, dan menawarkan suasana belajar yang nyaman dan ramah mahasiswa. Ruang baca bersih dan tertata rapi, area diskusi yang mendukung kerja kelompok, serta akses internet yang lancar membuat mahasiswa betah berlama-lama. Tentu ini menjadi tempat pilihan mahasiswa untuk mengerjakan tugas-tugas kampus,” ungkap Lisa Amelia, pemustaka luar UNDIP dari UIN Walisongo.
Menurut Lisa perpustakaan bukan hanya tempat mencari buku, tetapi juga ruang tumbuh bagi ide, kreativitas, dan semangat belajar.
“Dulu mungkin orang berpikir perpustakaan itu membosankan, tapi kini menjadi ruang interaksi yang menyenangkan. Di sudut-sudut perpustakaan UNDIP, tampak diskusi kecil antar mahasiswa dari berbagai fakultas bahkan mungkin dari universitas lain. Pertukaran ide lintas disiplin ini menciptakan suasana akademik yang sangat kental namun tetap santai,” tuturnya.
Kehadiran pemustaka luar ini membuktikan bahwa semangat “Mencintai Perpustakaan, Mencintai Ilmu” menunjukkan bahwa perpustakaan UNDIP menjadi titik temu bagi para pencari ilmu dari berbagai latar belakang.
Dengan layanan yang terus ditingkatkan, UPT Perpustakaan dan UNDIP Press menguatkan posisi sebagai mercusuar ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi mahasiswanya, tetapi juga bagi kemajuan literasi masyarakat luas. (Perpus UNDIP/Kontributor: LA)