Poerwodarminta pada Kamus Umum Bahasa Indonesia istilah telekomunikasi disebut sebagai komunikasi (hubungan) melalui kawat (telegraf, telepon) atau radio (Poerwodarminta, KUBI, 1982:1038). Sedangkan dalam Wikipedia dikatakan bahwa telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain. (https://id.wikipedia.org/wiki/Telekomunikasi). Telekomunikasi berasal dari kata tele dan communicare sehingga bisa dikatakan sebagai komunikasi jarak jauh.

Karena jaraknya yang jauh maka dibutuhkan alat atau sarana sebagai penyampai maka telekomunikasiadalah komunikasi menggunakan alat bantu komunikasi (telepon, pemancar /penerima radio). http://damarae.blogspot.co.id/2010/01/komunikasi-dan-telekomunikasi.html.

Sebenarnya pemanfaatan alat sebagai sarana komunikasi telah dilakukan sejak dahulu . Peralatan yang digunakan seperti seperti genderang, terompet, serta menggunakan asap dan cahaya. Kemudian menggunakan bedug, kentongan.

Teknik berkomunikasinya menggunakan kode-kode seperti Morse (peluit dan semapur (bendera) yang sering dilakukan oleh Pramuka (Pandu) juga merupakan perkembangan dari telekomunikasi. (http://id.wikipedia.org/wiki/Kode_Morse) dan Semaphore (http://www.cs.bham.ac.uk/~slb/StudentProjects/project8.html).

Perkembangan teknologi informasi dengan memanfaatkan pemancar, getaran dan gelombang sehingga lebih memudahkan dan mempercapat penyampaian informasi yaitu melalui Telepon, Pemancar/Penerima Radio, Transciever (Transmitter/ Receiver), TRX (TX/RX).

Peningkatan kemampuan dan kebutuhan manusia diiringi dengan perkembangan penggunaan alat komunikasi yang dikenal dengan sistem telekomunikasi menggunakan media wire atau kabel. Kabel yang digunakan dapat berupa Single-wire*, Two-wire/Twin-lead/Paralel-Line/Twisted-wire, Open Wire Line (OWL) dan multiwire. Kabel yang digunakan dapat berupa kabel Coaxial, Kabel Pair, Kabel Serat Optik, UTP dll.

Pada proses komunikasi dapat terbagi atas dua kategori ialah : (1) Komunikasi satu arah (SIMPLEX) : adalah komunikasi yang dilakukan hanya searah (one way communication), dimana terminal pengirim dan penerima hanya berfungsi sebagai pengirim dan penerima informasi saja, seperti : Radio dan Televisi; (2) Komunikasi dua arah (DUPLEX) : adalah komunikasi yang dilakukan dua arah (two way communication), adalah terminal pengirim dan penerima dapat berfungsi untuk mengirim dan menerima informasi, seperti HT (Handy Transciever/ Handy Talkie), dimana setiap habis mengirim informasi diakhiri kata Over (ganti). Adapun untuk teknik pengiriman terdapat dua cara pengiriman informasi yaitu dengan mengubah bentuk informasi ke sinyal analog atau digital. (03122015-yy)

 

Istilah terkait

Internet

Jaringan

Telepon

Telegraf

Saluran komunikasi

Alat komunikasi

 

Sumber Terkait

  1. Internet

https://id.wikipedia.org/wiki/Telekomunikasi

http://www.tamanmini.com/museum/museum-telekomunikasi

(http://www.cs.bham.ac.uk/~slb/StudentProjects/project8.html)

http://damarae.blogspot.co.id/2010/01/komunikasi-dan-telekomunikasi.html.

http://www.tamanmini.com/museum/museum-telekomunikasi

 

  1. Buku
  • 2005. Pengantar hukum telekomunikasi. Jakarta : R ajaGrafindo Persada. (343.099 JUD P/ C. 1 – 00527/h/06)
  • SCHWARTZ, Mischa. 2004. Telecommunication networks: protocols, modeling and analysis. London: Pearson Education. (621.3821 SCH T/C. 1 – 85322/h/05
  • HARTONO, M. Dimyati. 1990. Hukum sebagai faktor penentu pemanfaaan teknologi telekomunikasi. Semarang : FH Undip. (340 HAR H/C. 1 – 29923/s/91)
  • DODD, Annabel Z. , SUTEDJO, Budi ( penerjemah). Panduan pokok untuk telekomunikasi. Judul asli:”The essential guide to telecommunication”. (621.382074 DOD P/C . 1 – 79554/p/03)
  • SIMANJUNTAK,Tiur LH. , COOLEN, John , Aplikasi elektromagnetik, jilid 2 ( ed. 3). 1993.Dasar-dasar telekomunikasi. Jakarta : Alumni. (382 SIM D/C. 3 – 76654/p/02)

 

  1. Hasil Penelitian
  • Interaksi Online, 2016. Strategi Komunikasi Pemasaran Indihome Pt.Telkom Wilayah Jateng Timur Selatan ( Witel ) Solo Dalam Upaya Meningkatkan Jumlah Konsumen. Eka Puspita Ageng P., Sri Widowati Herieningsih, M Yulianto, Nurriyatul Lailiyah
  • Industrial Engineering Online Journal. Vol 1 No. 4 Tahun 2012. Usulan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web Dengan Fsilitas Sms Gateway (Studi Kasus Ruang Baca Teknik Industri Universitas Diponegoro). Aries Andjar Sulistyono, Sriyanto Sriyanto
  • Industrial Engineering Online Journal. Vol 1 No. 4 Tahun 2012. Hubungan Citra Merek, Kualitas Produk, Harga Terhadap Loyalitas Empat Merek Handphone Di Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa S1 Undip Semarang). Ovy Ayuning Nareswari
  • Jurnal Geodesi Undip. Vo. 4 No. 2. Tahun 2015. Studi Kelayakan Lokasi Perencanaan Base Transceiver Station (Bts) Berbasis Geospasial (Studi Kasus : Bts Di Kabupaten Pati). Resti Winda Ratriana, Arief Laila Nugraha, Arwan Putra Wijaya
  • Vol 2. No. 3. September 2013. Aplikasi Manajemen Aset Bts Berbasis Web Pada Perusahaan Telekomunikasi (Studi Kasus : Esia). Dewi Lestari, Yuli Christyono, R. Rizal Isnanto
  • Vol 1. No. 3. September 2013. Analisis Performansi Layanan Sms (Short Message Service) Pada Smsc (Short Message Service Center) Jaringancdma2000-1x. Apriliani Sulistyoningrum, Imam Santoso, Ajub Ajulian Zahra