(024) 7460042

Pengertian Pakan Ternak

Pakan adalah makanan/asupan yang diberikan kepada hewan ternak (peliharaan). Istilah ini diadopsi dari bahasa Jawa. Pakan merupakan sumber energi dan materi bagi pertumbuhan dan dan kehidupan makhluk hidup. Zat yang terpenting dalam pakan adalah protein . Pakan berkualitas adalah pakan yang kandungan protein, lemak, karbohidrat, mineral dan vitaminnya seimbang .

Hal yang harus diperhatikan  mengenai pakan yaitu pakan tidak boleh disimpan dalam 2 minggu, tempat penyimpanan pakan sebaiknya kering (tidak lembap). Apabila pakan dibeli di pabrik sebaiknya dipastikan pabrik tersebut memproduksi pakan dengan kualitas yang baik . Kualitas pakan dapat menentukan kualitas ternak . Jika pakan disimpan dalam wadah, sebaiknya wadah tersebut ditutup rapat dan tidak ada udara yang masuk. Pakan yang terkontaminasi udara lembap akan berjamur .

 

Fungsi pakan

Bagi semua makhluk hidup, pakan mempunyai peranan sangat penting sebagai sumber energi untuk pemeliharaan tubuh, pertumbuhan dan perkembangbiakan . Selain itu, pakan juga dapat digunakan untuk tujuan tertentu, misalnya untuk menghasilkan warna dan rasa tertentu. Fungsi lainnya diantaranya yaitu sebagai pengobatan, reproduksi, perbaikan metabolisme lemak dll. Namun pemberian pakan berlebih dapat membuat hewan peliharaan menjadi rentan terhadap penyakit, produktifitasnyapun akan menurun.

 

Macam-Macam Pakan

Pada industri peternakan masa kini, pakan yang diberikan biasanya berupa campuran dari bahan alami dan bahan buatan (komposisi) yang telah ditingkatkan kandungan gizinya . salah satunya yaitu yang berasal dari limbah perkebunan. Kadang-kadang pada pakan ditambahkan pula hormon dan vitamin tertentu untuk memacu pertumbuhan ternak dan membebaskannya dari stress .

 

Pakan Buatan

Pakan buatan adalah pakan yang disiapkan oleh manusia dengan bahan dan komposisi tertentu yang sengaja disiapkan oleh manusia. Pakan buatan bersifat basa, seperti bentuk pasta atau emulsi (cairan pekat), tidak perlu disimpan. Jenis pakan basah sebaiknya dihabiskan dalam satu kali pemberian/ aplikasi karena pakan jenis ini mudah rusak jenis kandungannya. Namun bila memang harus disimpan, sebaiknya disimpan dalam ruangan pendingin (lemari es), itu pun tidak bisa terlalu lama, hanya 2 s.d 3 hari. Jika terlalu lama disimpan, kualitas pakan turun dan tidak bagus untuk dikonsumsi. Bahan baku yang digunakan untuk menentukan kualitas pakan buatan harus memenuhi beberapa syarat diantaranya,  bernilai gizi, mudah dicerna, tidak mengandung racun, mudah diperoleh, dan bukan merupakan kebutuhan pokok manusia.

 

Golongan Pakan Buatan

Pakan buatan dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu pakan lengkap (complete feed) dan pakan suplemen (suplemental feed). Pakan lengkap adalah pakan yang diformulasi sedemikian rupa sehingga memiliki semua vitamin esensial dalam jumlah yang diperlukan oleh ternak . Pakan ini lebih ditujukan untuk memberikan pertumbuhan normal pada hewan yang tidak mendapatkan suplai vitamin dari pakan alami . Pakan suplemen adalah pakan yang diformulasi sedemikian rupa hingga mengandung protein dan energi yang memadai, tetapi mungkin kekurangan mikronutrien tertentu .

 

Keuntungan Pakan Buatan

Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari penggunaan pakan buatan, diantaranya yaitu, bahan baku pakan dapat berupa limbah industri pertanian, perikanan, peternakan, dan makanan yang bernilai ekonomi rendah, tetapi masih mengandung nilai gizi yang cukup tinggi . Pakan buatan juga dapat disimpan dalam waktu relatif lama, tanpa terjadi perubahan kualitas yang drastis. Dengan demikian kebutuhan pakan dapat terpenuhi setiap saat . Selain itu pakan buatan juga dapat mengubah warna dan rasa, contohnya pada ikan . Penambahan lemak pada jumlah tertentu menjadikan daging ikan bertambah gurih . Selain itu pemberian kepompong ulat sutera dapat memperbaiki aroma daging ikan. Penambahan ekstrak bunga marigold ke dalam pakan, seperti banyak yang dilakukan oleh petani di Jepang, dapat menghasilkan aroma daging ikan yang lebih baik dan warna yang lebih menarik .

 

Pakan Alami

Sesuai dengan namanya, pakan alami adalah pakan yang berasal dari alam . Namun dalam perkembangannya, sumber pakan alami tidak hanya berasal dari alam . Sumber makan ini juga bisa berasal dari budidaya. Pakan alami rata-rata memiliki kandungan protein cukup tinggi . Pakan alami yang masih hidup bisa disimpan dalam lemari es pada bagian freezer. Kadar air pakan alami harus tetap dijaga . Jika tidak dibekukan, pakan alami bisa membusuk hingga menurunkan kualitas pakan. Pakan alami hidup contohnya untuk ikan koi, terdiri dari cacing darah (blood worm), cacing sutera (tubifex), kutu air (daphnia) dan udang.

 Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pakan, 16 April 2015 pukul 9.13 AM

 

Adapun Subyek Yang Terkait Dengan Ruang Lingkup Subyek Pakan Ternak adalah:

PAKAN TERNAK

PAKAN TERNAK – PENELITIAN

BABI – PAKAN

ITIK – PAKAN

SAPI PERAH – PAKAN

ASAM AMINO DALAM GIZI TERNAK

HIJAUAN SEBAGAI PAKAN TERNAK

JERAMI SEBAGAI PAKAN TERNAK

KEDELAI SEBAGAI PAKAN TERNAK

LIMBAH PAKAN TERNAK

MINERAL DALAM GIZI TERNAK

TANAMAN TERNAK

 

Adapun Buku-Buku Yang Terkait Dengan Subyek Ini Yang Ada Di  Perpustakaan Universitas Diponegoro Adalah:

1.      651.56078 ALA P/ Pengolahan pakan ayam dan ikan secara modern/ Rizal Alamsyah.- Penebar Swadaya,  2004.- ISBN 979-489-928-8.-  Lokasi UPT Perpustakaan Undip

2.      581.6 REK P / Pakan ternak gembala/ Soedomo Reksodiprodjo.- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

3.      636.85 WID L/ Limbah untuk pakan ternak/ Eti Widayati; Yanti Wisalestari.- Trubus Agrisana, 1996.- ISBN : 979-8952-05-7/ Lokasi UPT Perpustakaan Undip

4.      636.085 KAR P /Penyediaan dan pengelolaan pakan ternak ruminansia: sapi,kerbau, domba, kambing.- ISBN : 979-672-069-8.- lokasi UPT Perpustakaan Undip

5.      636.4085 SUT P /Pakan ternak spesifik: babi dan kuda/ Nyoman Suthama.- Fakutals Peternakan Undip, 2005.- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

6.      636.0852 AMI A / Amino acids in animal nutrition/ Amino.-Cabi Publishing, 2003.-  ISBN: 0-85199-654-X Lokasi UPT Perpustakaan Undip

7.      636.084 HEU F / Feeding poultry : the classic guide to poultry nutrition/ Gustave F. Heuser.- Norton Greek Press, 2003.- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

8.      636.085 NUT N/  Nutrient digestion and utilization in farm animals: modelling approaches.- CABI Pub., 2006. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

9.      636.085 GUN M/ Membuat pakan ternak dari limbah perkebunan/ Suprio Guntoro.- Agromedia Pustaka, 2008. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

10.  636.2085 BLA N / Nutrition and feeding of organic cattle/ Robert Blair.- CABI, 2011.  ISBN: 978-1-84593-758-4. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

11.  664.01 ISM P/ Pengantar teknik penelitian degradasi pakan ternak ruminansia/ Ismartoyo.-Brilian internasional, 2011.ISBN:  978-602-98025-2-8. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

12.  636.085 PUR P/  Produksi ternak potong dan kerja: respon ternak potong terhadap pakan/ Endang Purbowati; Edy Rianto.—BP UNDIP, 2009. ISBN: 978-979-704-862-4. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

13.  636.0855 NOR N/ The Nordic feed evaluation system.- Wageningen Academic Publishers, 2011. ISBN: 978-90-8686-162-0.- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

14.  636.085 GUN M/ Membuat pakan ternak dari limbah perkebunan/ Suprio Guntoro.- Agromedia Pustaka, 2008. ISBN: 979-006-199-4. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

15.  636.2085 BLA N/ Nutrition and feeding of organic cattle/ Robert Blair.-CABI, 2011.-  ISBN: 978-1-84593-758-4. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

16.   571.1963 RUM R/Ruminant Physiology: Digestion, Metabolism, Growth and Reproduction.- CABI, 2009. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

17.  636.085 GUN P/ Petunjuk Praktis” Meramu Pakan Ternak Dari Limbah Perkebunan/ Suprio Guntoro.- Agromedia Pustaka, 2012. ISBN:  979-006-426-8. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

18.  636.085 PAR I/ Ilmu nutrisi dan makanan ternak ruminant/ Aminuddin Parakkasi.- UI Press, 1995. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

19.  636.9877 DIL N/ Nutrisi mineral makanan ternak: kajian khusus unsur selenium/ Dilaga; Selenium.- Akademika Pressindo, 1992. ISBN : 979-8035-41-0. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

20.  23. 636.085 STA S / Standards for acidifiers: principles for the use of organic acids in animal nutrition.- Nottingham University Press, 2011. ISBN : 978-1-908062-22-2.- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

21.  633.3 REK P / Produksi tanaman hijauan makanan ternak tropik/ Soedomo Reksohadiprodjo.- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

22.  581.61 AKS H/ Hijauan makanan ternak: potong, kerja dan perah/ editor U.P. Hedrick.-Aksi Agraris Kanisius, 1992.- ISBN: 9789794131879. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

23.  636.086 AAK H/ Hijauan Makanan Ternak/ AAK.- Kanisius, 1983. Lokasi: Fak.Sains dan Matemamatika

24.   633.2 PUR R/ Rumput dan Legum: Sebagai Hijauan makanan ternak/ Endang Dwi Purbajanti.-Graha Ilmu, 2013. ISBN: 978-979-756-939-9.- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

25.  636.085 THE T/  The nutrient requirements of ruminant livestock/ BLAXTER, Kenneth … (et al).- Commonwealth Agricultural Bureaux, 1980. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

26.  636.20892 DIG D/ Digestive physiology and nutrition of ruminats, volume 2:nutrition/ DC. Church. … (et al), 1971.- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

27.  636.085 SIR R/  Ransum ternak ruminansia/ Sori Basya Siregar.- ISBN : 979-489-205-X.- .- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

28.  664.76 HAT U/ Urea molase blok: pakan suplemen ternak ruminansia/ Harjuli Hatmono.- Trubus Agriwidya, 1997.- Lokasi UPT Perpustakaan Undip

29.  664.01 ISM P/ Pengantar teknik penelitian degradasi pakan ternak ruminansia/ Ismartoyo.-Brilian Internasional, 2011. ISBN: 978-602-98025-2-8 Lokasi UPT Perpustakaan Undip.

30.  636.085 CHU F/ Fisiologi nutrisi ruminansia/ Siti Chuzaemi.- Brawijaya Press, 2012. ISBN: 978-602-203-139-8. Lokasi UPT Perpustakaan Undip

 

Sumber: http://www.perpus.undip.ac.id/opac_0.3/diunduh tanggal 15 April 2015 pukul 9.00 – 11.55 AM

 

Untuk Karya Penelitian Yang Terkait Dengan  Subyek Ini Yang Ada Di UPT Perpustakaan Undip Adalah:

1.      Availabilitas Mineral Beberapa Hijauan Konvensional Dan Limbah Industri Pertanian Dalam Rumen Ternak Domba/ oleh L.K. Nuswantara, Eko Pangestu, M. Christiyanto, 2002.

2.      Pengaruh Konsentrasi Garam Terhadap Pertumbuhan Legum Makanan Ternak/ Oleh Florentina Kusmiyati, Endang Dwi Purbajanti, Eny Fuskhah, 2002.

3.      Pengembangan Tanaman Rumput Pakan Unggul Yang Toleran Terhadap Cekaman Aluminium Dan Salinitas/ Oleh Syaiful Anwar, Karno, F. Kusmiyati, Sumarsono, 2003.

4.      Identifikasi Dan Teknologi Pengolahan Pakan Hijauan Dalam Upaya Penangkaran Anoa/ oleh Retno iswarin Pujaningsih, Benecditus Sukamto, Elhayat Labiro, 2004.

5.      Komposisi Botani Dan Potensi Hijauan  Ternak Rusa Di Karimunjawa/ Oleh Agus Setiadi, Dwi Retno Lukiwati, 2004.

6.      Profil Manajemen Pakan Pada Usaha Peternakan Komersial Sapi Potong Di Jawa Tengah/ oleh Endang Purbowati, 2008.

7.      Perbaikan Kualitas Pakan Dan Manajemen Kesehatan Ternak Kambing Di Desa Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang/ oleh Istna Mangisah, Sutrisno, Fajar Wahyono, 2009

 

Sedangkan Kamus Yang terkait Dengan Subyek ini Yang Ada di  UPT Perpustakaan Undip  Adalah:

1.      Kamus Peternakan dan Penyakit Hewan/ Siti Jamilah.- Jakata: Mutiara Sumber, 2001

2.      Glosarium Peternakan/ penyunting Supartini Mansjoer.-Yayasan Obor Indonesia, 2003

3.      Kamus Istilah Peternakan/ Bambang Srigandono.- Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1987

4.      Kamus Istilah Kesehatan Hewan dan Peternakan/ Penyunting  Budi Tri S.- Kanisius, 1997

5.      Dictionary of Animal Production Terminology in English, French, German, Spanish and Latin/ Editor Sophie Stras-Jeusha and Louis Ollivier. Amsterdam: Elsevier, 1993

6.      Dictionary of Animal Nutrition and Feed Technology/ KK Singhal.- New Delhi: Malhora Pub.House, 1992

 

Adapun Journal yang terkait dengan Subyek ini ada di Journal Science Direct :

 

1.      Interactions between wheat characteristics and feed enzyme supplementation in broiler diets Review Article  dalam Animal Feed Science and Technology, vol. 199 , page 1-9 (January 2015)

2.      Genetically modified feeds and their effect on the metabolic parameters of food-producing animals: A review of recent studies/Sylwester Swiatkiewicza, , , Malgorzata Swiatkiewicza, Anna Arczewska-Wloseka, Damian Jozefiakb dalam Animal Feed Science and Technology, Volume 198, December 2014, Pages 1–19

3.      Whole grain feeding: Methodologies and effects on performance, digestive tract development and nutrient utilisation of poultry/ Y. Singha, A.M. Ameraha, b, V. Ravindran dalam Animal Feed Science and Technology, Volume 190, April 2014, Pages 1–18

4.      Impact of replacing soybean meal in beef cattle diets with inactive dry yeast, a sugarcane by-product of ethanol distilleries and sugar mills/ Andressa Fernanda Campos, Odilon Gomes Pereira, , Karina Guimarães Ribeiro, Stefanie Alvarenga Santos, Sebastião de Campos Valadares Filho dalam Animal Feed Science and Technology, Volume 190, April 2014, Pages 38–46

5.      Graded inclusions of sodium metabisulphite in sorghum-based diets: I. Reduction of disulphide cross-linkages in vitro and enhancement of energy utilisation and feed conversion efficiency in broiler chickensOrigina/ P.H. Sellea,  S.Y. Liua, J. Caib, R.A. Caldwellb, A.J. Cowiesona dalam Animal Feed Science and Technology, Volume 190, April 2014, Pages 59–67

6.      The avian taste system: Potential implications in poultry nutrition/ E. Rouraa, , , M.W. Baldwinb, K.C. Klasingc dalam Animal Feed Science and Technology, Volume 180, Issues 1–4, 15 March 2013, Pages 1–9

7.      Amino acid digestibility of single cell protein from Corynebacterium ammoniagenes in growing pigs/ J.P. Wanga, J.D. Kimb, J.E. Kimb, I.H. Kima dalam Animal Feed Science and Technology Volume 180, Issues 1–4, 15 March 2013, Pages 111–114

8.      Vacuum coating of pelleted feed for broilers: Opportunities and challenges/ S. Lamichhane, K. Sahtout, J. Smillie, T.A. Scott dalam Animal Feed Science and Technology , Volume 200, February 2015, Pages 1–7

9.      Effects of Fermenten® supplementation to beef cattle / R.F. Cookea, b, N. DiLorenzoc, A. DiCostanzoc, J.V. Yelichb, J.D. Arthingtona dalam Animal Feed Science and Technology, Volume 150, Issues 3–4, 14 April 2009, Pages 163–174

10.  Influence of micronization (fine grinding) of soya bean meal and full-fat soya bean on the ileal digestibility of amino acids for broilers / D.G. Valencia, M.P. Serrano, R. Lázaro, E. Jiménez-Moreno, G.G. Mateos dalam Animal Feed Science and Technology, Volume 150, Issues 3–4, 14 April 2009, Pages 238–248

Sumber: http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0377840108002952, diunduh tanggal 16 April 2015, pukul 11:14 AM

 

Oleh Haryani (Pustakawan UPT Perpustakaan Undip)