JUDUL BUKU                      : BUKU AJAR BIOMEDIK LANJUT

PENULIS                               : ARYU CANDRA

PENERBIT                            : UPT UNDIP PRESS SEMARANG

THN TERBIT                         : 2013

JML HLM                              : xiv, 130 p.

DAFTAR ISI                          :

I. PENGENALAN PENYAKIT

II. PENYAKIT MALNUTRISI MIKRONUTRIEN

III. PENYAKIT MALNUTRISI MAKRONUTRIEN

IV. PENYAKIT METABOLIK

V. PENUAAN

VI. PENYAKIT SALURAN NAFAS

VII. PENYAKIT INFEKSI SALURAN CERNA

VIII. PENYAKIT HATI, KANDUNG EMPEDU DAN PANKREAS

IX. PENYAKIT GINJAL DAN SALURAN KEMIH

X. PENYAKIT GENETIK

XI. PENYAKIT KEGANASAN

XII. PENYAKIT IMUNOLOGIK

XIII. PENYAKIT INFEKSI TROPIS

XIV. PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH

Mata kuliah biomedik lanjut mempelajari tentang proses dan gambaran penyakit malnutrisi, penyakit infeksi dan penyakit degeneratif. Proses terjadinya penyakit dimulai sejak  timbul kontak dengan agen penyebab hingga muncul gejala klinis. Pokok bahasan pertama dalam buku ini  tentang pengenalan penyakit. Penyakit didefinisikan sebagai penyimpangan dari struktur dan fungsi yang normal dan diwujudkan melalui serangkaian gejala dan tanda.

Penyakit malnutrisi adalah penyakit yang disebabkan ketidakseimbangan seluler antara asupan zat gizi dan energi dengan kebutuhan tubuh untuk pertumbuhan, pemeliharaan dan fungsi tertentu, salah satu bentuk malnutrisi adalah marasmus. Sedangkan yang termasuk dalam penyakit malnutrisi makronutrien adalah penyakit defisiensi vitamin, baik itu defisiensi vitamin A,B,C,D,E,K maupun zat besi, zat yodium dan juga defisiensi kalsium.

Adapun yang termasuk dalam penyakit metabolik adalah dislipidemia, DM dan gout  ketiganya merupakan penyakit yang berkaitan erat dengan pola makan yang salah. Disiplidemia adalah gangguan profil lipid yang dapat meningkatkan resiko aterosklerosis, adapun DM yaitu gangguan metabolik yang ditandai hiperglikemia akibat kurangnya insulin atau adanya resisetensi seluler terhadap insulin. Sedangkan gout penyakit yang ditandai dengan adanya penimbunan kristal monosodium urat di jaringan.

Materi penuaan menjadi materi selanjutnya karena selain berhubungan dengan penyakit degeneratif tetapi juga berkaitan dengan penyakit keganasan, jantung, hipertensi dan penyakit pembuluh darah. Penuaan didefinisikan sebagai proses terjadinya penurunan kemampuan suatu organisme untuk melakukan fungsinya. Akan tetapi penyakit saluran nafas menyerang semua kelompok usia dan sering menyebabkan kematian. Infeksi saluran nafas akut (ISPA) adalah infeksi pada saluran nafas atas dan saluran nafas bawah, sebagian besar disebabkan oleh virus. Infeksi juga dapat terjadi pada saluran cerna, biasanya terjadi karena pola makan yang salah.

 Penyakit hati misalnya infeksi hati (hepatitis) merupakan pokok bahasan selanjutnya termasuk penyakit kandung empedu dan pankreas. Hepatitis menimbulkan banyak komplikasi dan mudah menular. Penyakit kandung empedu yang sering dijumpai dan yang berhubungan dengan zat gizi adalah batu empedu, dan penyakit ini sering tanpa gejala tertentu. Penyakit yang dewasa ini juga sering dijumpai adalah penyakit ginjal dan saluran kemih, yang sering tidak disadari sampai timbul komplikasi, karena pada tahap awal sering tidak menimbulkan gejala yang khas.

Adapun penyakit genetik adalah penyakit yang sulit diobati karena gangguan terletak pada gen atau kromosom, ada dua jenis kromosom autosom dan genosom. Akibat dari penyakit ini misalnya terjadi down sindrom, hemophilia, dsb. Sedangkan penyakit keganasan (neoplasia) adalah pertumbuhan suatu jaringan yang tidak normal, berlebihan dan tidak terkoordinasi seperti jaringan normalnya dan pertumbuhan tersebut tetap berlangsung walaupun penyebabnya dihilangkan.

Sedangkan penyakit imunologik merupakan penyakit yang muncul akibat abnormalitas sistem imunitas. Alergi, lupus eritematosus dan AIDS tergolong dalam golongan penyakit ini. Indonesia adalah negeri tropis, terdapat beberapa infeksi penyakit tropis, seperti misalnya DBD, malaria, filariasis, juga demam tifoid. Bahasan terakhir adalah penyakit jantung dan pembuluh darah, perubahan gaya hidup membuat penyakit ini saat ini juga menyerang di usia muda. (anita)