Oleh: Dra Yuniwati BYPMYRR, S.Sos., M.Si

Sumber : http://yuni_yuven.blog.undip.ac.id/2012/05/09/pelestarian-koleksi-perpustakaan/

Undang-Undang no. 43 tahun 2007  pasal 1  menyatakan yang dimaksud dengan Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka, lebih lanjut dinyatakan  bahwa sebagai salah satu upaya untuk memajukan kebudayaan nasional, perpustakaan merupakan wahana pelestarian kekayaan budaya bangsa. Pelestarian dalam hal ini meliputi pemeliharaan dan pengawetan koleksi perpustakaan dengan tujuan agar bahan pustaka senantiasa pada kondisi yang baik dan siap dimanfaatkan oleh pemustaka. Oleh karena itulah maka pustakawan harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan melestarikan koleksi perpustakaan.

PENGERTIAN

The American Institute for Conservation (AIC) menyatakan bahwa preservasi adalah aktifitas memperkecil kerusakan secara fisik dan kimiawi dan mencegah hilangnya kandungan informasi. Dureau dan Clement mengatakan bahwa preservasi mencakup unsur-unsur pengelolaan keuangan, cara penyimpanan, tenaga, teknik dan metode untuk melestarikan bentuk fisik dan kandungan informasi bahan pustaka.

Taygeler telah membagi preservasi terdiri atas 4 komponen yaitu:

a)      Preventive conservation ialah tindakan langsung atau tidak dalam mengoptimalkan kondisi lingkungan untuk memperpanjang umur koleksi, yaitu berkaitan dengan kebijakan seperti mencakup pelatihan, membangun kesadaran dan staf yang profesional.

b)      Passive conservation merupakan kegiatan yang berhubungan langsung atau tidak untuk memperpanjang umur koleksi seperti kebersihan udara, penggunaan AC, dengan melakukan survei terhadap kondisi fisik koleksi

c)      Active conservation merupakan tindakan yang berhubungan langsung dengan koleksi seperti menyampul koleksi, membersihkan koleksi, menghilangkan asam

d)      Restoration merupakan tindakan untuk memperpanjang umur koleksi dengan memperbaiki penampilan koleksi mendekati keadaan semual sesuai dengan aturan dan etikanya.

Dari berbagai hal diatas maka istilah pelestarian dalam diklat ini akan membicarakan kegiatan-kegiatan yang mencakup pemeliharaan, perawatan, perbaikan dan transformasi informasi.

TUJUAN PELESTARIAN

a)      Melestarikan nilai informasi

b)      Melestarikan bentuk fisik koleksi perpustakaan

c)      Mengurangi kendala kekurangan ruang/ tempat

d)      Mempercepat prose perolehan informasi

MANFAAT  PELESTARIAN

Manfaat  pelestarian di perpustakaan antara lain:

a)      agar koleksi perpustakaan tidak cepat mengalami kerusakan

b)      agar koleksi perpustakaan bisa menjangkau banyak pengguna

c)      agar koleksi perpustakaan dapat berumur lebih panjang, sehingga terjadi penghematan

d)      agar  menimbulkan daya tarik sehingga orang menjadi rajin menggunakan koleksi perpustakaan

Fungsi Pelestarian adalah untuk :  melindungi; pendidikan; pengawetan; kesabaran; social;  ekonomi; keindahan; kesehatan

UNSUR-UNSUR PELESTARIAN  :

1)      Manajemen

2)      Tenaga yang merawat

3)      Laboratorium

4)      Dana untuk membiayai kegiatan perawatan

5)      Jenis Bahan Pustaka : Kertas  dan non kertas (foto, piringan, peta, CD, Casete, Flash disk)

PENCEGAHAN KERUSAKAN BAHAN PUSTAKA

Mencegah kerusakan oleh manusia

  • § Kebiasaan menyusun rak buku dengan kondisi rak padat. Solusi untuk kebiasaan ini ialah sisakan 20% dari  lebar buku agar buku tidak berdempetan
  • § Kebiasaan mengambil buku dengan sembarangan. Solusi untuk kebiasaan ini ialah buatkan jalan dengan cara mendesak kanan dan kiri sehingga longgar
  • § Kebiasaan memanggul buku dalam jumlah banyak beresiko jatuhnya buku. Solusi untuk kebiasaan ini ialah pakai kereta dorong

Mencegah kerusakan karena serangga / tikus

  • § Melakukan pemeriksaan teratur terhadap gedung dan ruangan penyimpanan bahan pustaka
  • § Kotoran makanan di saluran air sekitar penyimpanan bahan pustaka hendaknya dibersihkan
  • § Menggunakan berbagai perangkap tikus, lem, racun
  • § Menerapkan system emposan yaitu memasang petasan berisi gas racun dalam lubang tikus.
  • § Menggunakan bahan-bahan kimia (insektisida)
  • § Melakukan fumigasi

REFERENSI

Mohammad Razak . 1992. Pelestarian bahan Pustaka dan Arsip. Jakarta : PNRI

Mohammad Razak . 1995. Petunjuk Teknis Pelestarian Bahan Pustaka. Jakarta : PNRI

Mohammad Razak . 1995. Pedoman Fumigasi. Jakarta : PNRI

Ross Harvey. 1993. Preservation in Libraries: A Reader. London: Bowker-Saur

Tygeler, rene. 2001. Preservation of Archives in Tropical Climate, A Annotated Bibliography. Paris: International Council on Archive.