Optimalkan Masa Libur, UPT Perpustakaan dan UNDIP Press Perkuat Kompetensi Riset Mahasiswa  Melalui Klinik TA

UNDIP, Semarang (28/1) – Di sela masa libur akhir semester, denyut aktivitas akademik di Universitas Diponegoro tetap terasa produktif. UPT Perpustakaan dan UNDIP Press menunjukkan komitmennya untuk mendorong kualitas riset sivitas akademika dengan menyelenggarakan Klinik Tugas Akhir (TA), Rabu (28/1).

Klinik Tugas Akhir (TA) merupakan wadah pendampingan penelitian bagi mahasiswa dan dosen. Program ini mendapat respons positif dari mahasiswa lintas fakultas hingga mahasiswa internasional. Fokus utamanya adalah membekali peserta dengan kemahiran penulisan ilmiah, pengolahan data, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence) secara etis dan sesuai standar akademik.

Untuk efektivitas pembelajaran, Klinik TA dibagi ke dalam tiga kelas paralel dengan spesialisasi materi yang berbeda, yaitu pengolahan data penelitian berlokasi di The Gade Creative Lounge (TGCL). Pujo Winarno, S.Kom., membimbing mahasiswa dari Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Budaya, serta Sekolah Vokasi. Peserta dilatih menggunakan perangkat lunak JASP (Jeffreys’s Amazing Statistics Program) untuk analisis statistik serta Bibliometrix untuk memetakan tren riset secara kuantitatif maupun kualitatif.

Sementara, di lantai 3, Sugeng Priyanto, S.S., M.IP., selaku Pustakawan Ahli Muda, menyampaikan materi terkait pemanfaatan sumber daya elektronik melalui sistem SSO UNDIP. Selain itu mengenai teknik penelusuran jurnal ilmiah melalui Scopus dan Scopus AI, analisis topik menggunakan VOSviewer, pengelolaan referensi dengan Mendeley, EndNote, dan Zotero, pengenalan layanan RapidILL untuk mengakses artikel di luar langganan, serta gambaran umum penggunaan tools AI dalam penelitian.

“AI menggunakan pola bahasa yang bersifat umum. Meskipun telah diparafrase tetap berpotensi terdeteksi. Oleh karena itu, menulis atau memparafrase secara mandiri menjadi langkah terbaik untuk menjaga orisinalitas karya,” terang Sugeng.

Sri Endah Pertiwi, S.Sos., M.IP., Pustakawan Ahli Madya, secara khusus mendampingi mahasiswa dalam tahap awal penelitian. Peserta diperkenalkan alat bantu dalam strategi pencarian artikel melalui Scopus AI dan Scopus yang dilanggan UNDIP, serta pemanfaatan tools AI seperti DeepL untuk penerjemahan dan Scispace sebagai sarana pengembangan topik penelitian tanpa harus membaca keseluruhan artikel. Melalui penyelenggaraan Klinik TA ini, UPT Perpustakaan UNDIP menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan akademik, tetapi menjadi mitra strategis dalam riset. Klinik TA diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan penelitian yang adaptif dan inovatif guna mendukung kontribusi ilmiah yang lebih luas. Selain itu mampu mencetak peneliti muda yang mengikuti perkembangan teknologi namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai orisinalitas dalam dunia akademik. (Perpus UNDIP/ANF)