Infrastruktur Digital

Pengertian “infrastruktur” seringkali disempitkan menjadi sarana-sarana teknologis yang berwujud fisik, seperti jaringan kabel, perangkat keras, dan bangunan-bangunan. Padahal, infrastruktur mengandung pula di dalamnya berbagai hal yang “non-fisik”, termasuk struktur sosial-budaya, cara kerja, dan aspirasi masyarakat tempat infrastruktur itu berada. Sebagaimana dikatakan Borgman (2000) ada 8 dimensi infrastruktur. Beberapa dimensi ini dapat dikaitkan langsung dengan keberadaan […]

Information Literacy

Information literacy dapat diterjemahkan sebagai keberaksaraan informasi atau kemelekan informasi. Di dalam bidang perpustakaan dan informasi, keberaksaraan informasi ini segera dikaitkan dengan kemampuan mengakses dan memanfaatkan secara benar sejumlah besar informasi yang tersedia di Internet. Salah satu pengertian tentang information literacy yang paling sering dikutip adalah yang datang dari American Library Association (ALA) Presidential Committee […]

Indeks dan Pengindeksan

Sejak masa awal kelahiran kepustakawanan, indeks (index) dan pengindeksan (indexing, pembuatan indeks) selalu merupakan hal penting, sebab efisiensi penyimpanan buku dan dokumen hanya dapat dicapai jika ada cara paling singkat untuk menemukan kembali buku atau dokumen tersebut ketika diperlukan. Selama masa yang amat lama, pembuatan indeks adalah monopoli manusia, dan dilakukan oleh profesi khusus, baik […]

Image Retrieval

Sebagian besar pembicaraan tentang perpustakaan digital menyangkut teks, padahal bersamaan dengan kemajuan teknologi informasi dan ketersediaannya yang amat meluas, maka citra atau imej digital kini juga berlipat-ganda jumlahnya. Sering pula kita lupa, bahwa citra berupa gambar (termasuk peta) atau foto (dan kemudian juga film atau gambar hidup) sudah sejak lama menjadi bagian dari koleksi perpustakaan; […]

Hypertext

Ted Holm Nelson dianggap sebagai orang pertama yang menggunakan istilah “hypertext” di pertengahan tahun 1960an. Dua puluh tahun setelah dia memperkenalkan istilah itu, Nelson meresmikan definisinya sendiri, yaitu “nonsequential writing – text that branches and allows choice to the reader, best read at an interactive screen” (penulisan secara tidak berurutan –teks yang bercabang-cabang dan mengijinkan […]

Hashing or Hash coding

Pengertian hashing secara gampang dan awam adalah kegiatan meringkas. Dalam konteks pengindeksan teks, hashing merupakan pengubahan serangkaian karakter menjadi nilai atau kode yang menjadi “wakil” dari rangkaian karakter tersebut. Dengan kegiatan meringkas inilah, maka tercipta wakil-wakil yang kita sebut sebagai indeks untuk digunakan dalam temu-kembali informasi atau information retrieval . Berbeda dengan kegiatan membuat indeks […]

Harvesting

Kegiatan harvesting atau lebih tepatnya metadata harvesting alias memanen metadata tidak dapat dilepaskan dari konsep dan kegiatan yang dinamakan Open Archive Initiative dan federated searching. Komputer melakukan harvesting dengan mengumpulkan metadata dari berbagai simpanan materi digital dan menghimpunnya di satu tempat agar dapat ditelusur secara lebih efektif dan efisien. Untuk dapat melakukan hal ini, komputer […]