Utama » Tokoh Perpustakaan

Putu Laxman Pendit

Artikel dikirim oleh pada 18 Juni 2012 – 7:17 am

 

Nama lengkap beliau adalah Putu Laxman Sanjaya Pendit, (lahir di Jakarta, 03 September 1959; umur 52 tahun) berasal dari keluarga yang akrab dengan dua hal: menulis dan perpustakaan. Ayahnya, Nyoman S. Pendit, adalah penulis produktif yang telah menghasilkan beberapa buku antara lain Mahabharata, Ramayana, menerjemahkan Bhagavadgita serta buku-buku yang berkaitan dengan pariwisata, Bali, Hindu dan lainnya. Sedang sang Ibu, Murtini S. Pendit, adalah pengelola Perpustakaan Idayu pada masa pemerintahan Bung Karno. Setelah pensiun dari Lembaga Demografi FEUI, Ibu Murtini tetap aktif di dunia kepustakawanan hingga sekarang lewat beberapa milis pemerhati kepustakawanan. Menikah dengan Meily Zulia dan dikaruniai dua orang putri; Shasha Kanitrisutra dan Raudry Bungadyarti.

Pak Putu, begitu panggilan akrab para mahasiswanya, adalah seorang penulis, peneliti, pendidik dan pengajar bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Kiprahnya sangat dikenal dikalangan para pustakawan yang haus dengan isu dan hal-hal fundamental tentang kepustakawanan. Gagasan-gagasan segarnya (baca: provokatif) selalu muncul dan menjadi topik diskusi yang hangat di milis the_ics, sebuah milis pemerhati kepustakawanan. Tidak jarang (baca: sering) opini bersifat kritik bahkan sinis ia sampaikan di milis. Bisa jadi hal itu mengagetkan bagi sebagian orang yang belum mengenalnya. Sejatinya, ia adalah pemikir dan pendidik yang mengajak kembali untuk merenungi hakikat kepustakawanan itu sendiri. Suatu area pinggiran dari disiplin kepustakawanan yang sepi dan tidak menarik bagi banyak orang tetapi sebetulnya sangat penting. Tidak banyak orang seperti beliau, untuk menyebut diantaranya adalah Blasius Sudarsono.

Sejak menjalani pendidikan di RMIT Australia, ia melakukan kegiatan penelitian dan konsultasi di bawah bimbingan Prof. Bill Martin, termasuk mengajar dan membantu pengembangan sistem pengajaran online bersama Dr. Joan Richardson. Selama pendidikan itu pula, secara teratur berkunjung ke Indonesia untuk mengajar dan meneliti. Hasil penelitian dan pengalaman di Australia dikonsentrasikan untuk membantu pengembangan perpustakaan dijital di Indonesia, baik di kalangan pemerintah maupun swasta.

Setelah lulus dari RMIT, ia memilih menjadi konsultan independen untuk berbagai instansi, termasuk Bank Indonesia, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Gramedia-Majalah, dan mengajar di berbagai universitas, termasuk Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, dan UIN Sunan Kalijaga. Saat ini Pak Putu berdomisili di Australia, menjadi pengajar dan peneliti di Royal Melbourne Information Technology (RMIT). Beliau juga aktif menjadi pembicara di berbagai seminar yang berkaitan dengan kepustakawanan.

 

Pendidikan

  • Sarjana dari Sekolah Tinggi Publisistik (sekarang Institut Ilmu Sosial & Ilmu Politik) (1986)
  • Master dalam Information Science dari Loughborough University of Technology, Inggris Raya (1988)
  • Ph.D dari School of Business Information, RMIT University, Melbourne Australia (1997-2000) dengan disertasi berjudul “The use of Information Technology in Public Information Services: an interpretive study of structural change via technology in the Indonesian Civil Service”

Pengalaman Kerja

  • Asisten dosen matakuliah komunikasi, media, dan jurnalistik di Sekolah Tinggi Publisistik (1982)
  • Editor bidang teknologi dan luar negeri untuk Majalah Berita X-tra milik Femina Group (1985 – 1987)
  • Pengajar di Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Sastra (sekarang menjadi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya) Universitas Indonesia (1988-2004)

Karya Tulis

Penelitian

  • Penerapan teknologi hipertext untuk sistem informasi arkeologi.

Buku

  • Menjadi Penulis: Membina Jemaat yang Menulis (sebagai penerjemah)
  • Empat Teori Pers (terjemahan) (1986)
  • Penelitian Ilmu Perpustakaan dan Informasi, sebuah pengantar diskusi Epistemologi & Metodologi (2003)
  • Mata Membaca, Kata Bersama (2007)
  • Perpustakaan Digital Dari A sampai Z (2008)
  • Kesinambungan dan Dinamika Perpustakaan Digital (2008)
  • Merajut Makna : Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Informasi (2009)

Referensi

 

2266 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan komentar!

Tuliskan komentar Anda atau berikan trackback dari website Anda. Anda juga dapat Comments Feed melalui RSS.

Tetap pada topic. Jangan lakukan spamming.

Anda dapat menggunakan tag HTML ini:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

Website ini menggunakan Gravatar. Untuk mendapatkan avatar pribadi Anda, silakan register dan upload avatar Anda di Gravatar.