Pengukuran kinerja perpustakaan biasanya dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif tetapi seiring dengan perkembangan jaman penggunaan dengan metode kuantitatif dianggap kurang memadahi. Salah satu fenomena yang amat mempengaruhi perkembangan standar penelitian adalah Total Quality Management (TQM), sebuah gerakan di kalangan manajemen bisnis untuk mengaitkan kualitas produksi, kepuasan pelanggan dan kinerja.

Bila standar  ini diterapkan di perpustakaan, maka pelanggan yang dimaksud adalah pemustaka. Layanan perpustakaan yang berkualitas adalah upaya maksimal yang mampu diberikan oleh perpustakaan untuk memenuhi harapan dan kebutuhan pemustaka sehingga tercapai suatu kepuasan. Evaluasi layanan berdasar perspektif pemustaka sangat penting mengingat yang dapat menilai suatu layanan adalah yang menerimanya.

Metode terbaru & belum banyak digunakan adalah metode LibQUAL+TM, yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari SERVQUAL khusus bidang perpustakaan, didalamnya dikaji harapan menurut harapan pemakai/pemustaka, dari harapan minimum sampai harapan idealnya mengenai akses informasi. Pengertian dari metode LibQUAL+TMyaitu metode pengukuran kualitas layanan perpustakaan berdasarkan harapan dan persepsi pemustaka terhadap instrumen atau dimensi layanan. Dimensi pokok LibQUAL+TMyang dibahas dalam buku ini yaitu Kemampuan dan sikap pustakawan dalam melayani (Service Affect –SA)  fasilitas dan suasana ruang perpustakaan (Library as Place – LP), Petunjuk dan sarana akses (Personal Control – PC) dan akses informasi (Informaton Access – IA). (anita)

JUDUL BUKU   : MATA BARU PENELITIAN PERPUSTAKAAN DARI SERVQUAL KE LibQUAL+TM

PENULIS           : ENDANG FATMAWATI

PENERBIT        : SAGUNG SETO

TH TERBIT       : 2013

JML HLM           : xlii, 366 p.

DAFTAR ISI       :

I. Kualitas Layanan perpustakaan

Perpustakaan riset; Perlunya penelitian di Perpustakaan; Konsep Kualitas ; Konsep Kualitas Layanan Perpustakaan; Evaluasi Kualitas Layanan Perpustakaan ; Metode Pengukuran Kualitas Layanan Perpustakaan.

II. Trend Perpustakaan Perguruan Tinggi

Standar Nasional Indonesia (SNI) Perpustakaan Perguruan Tinggi; Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi; Peningkatan Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi melalui Institusional (IR); Trend Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi (versi ACRL) ; Tren Terkait M-Library di Perpustakaan Perguruan Tinggi; Teknologi Cloud Computing Perpustakaan Perguruan Tinggi.

III. SERVQUAL ke LibQUAL+TM

Asal Usul /Kelahiran LibQUAL+TM; Aplikasi Metode LibQUAL+TMdi Perpustakaan Luar Negeri; Dimensi SERVQUAL dan Perkembangannya; Perbedaan Pengukuran SERVQUAL dan Lib QUAL+TM; Contoh Penelitian Terdahulu Tentang LibQUAL+TM

IV. Metode Baru LibQUAL+TM

Konsep LibQUAL+TM; Manfaat LibQUAL+TMBagi Perpustakaan; Manfaat LibQUAL+TMuntuk Pustakawan; Manfaat LibQUAL+TMBagi Pemustaka; Membangun dan Melakukan Survei LibQUAL+TM; Metode LibQUAL+TM

V.  Pengukuran Dimensi LibQUAL+TM

Kemampuan dan sikap Pustakawan Dalam Melayani ; Fasilitas dan Suasana Ruang Perpustakaan ; Petunjuk dan Sarana Akses ; Akses Informasi ; Metode Pengukuran LibQUAL+TM; Analisis Data LibQUAL+TM Secara Kuantitatif.

VI. Model Importance Performance Analysis (IPA) Dalam LibQUAL+TM

Konsep Dasar IPA dalam LibQUAL+TM; Implementasi Analisis Kepuasan Pemustaka; Metode Penelitian Model IPA; Analisis Data dalam Model IPA; Cara Menampilkan Data IPA; Menghitung Indeks Kepuasan Pemustaka (IKP).