Oleh Sunarso (10 September 2003/ FP)

 Abstraksi

 Konsep “zero waste” dalam integrasi ternak-pertanian (crop livestock system;cls) merupakan alternative yang terbaik dalam ekosistem pertanian guna menjamin kesinambungan ketersediaan pakan. Dalam hal ini program mixed farming merupakan contoh ekosistem yang sangat baik dimana manusia bersama-sama dengan lahan, tanaman dan ternak (soil-plant-animal) merupakan penyelenggara proses biologis alami dengan pendekatan terpadu (integrated) dalam suatu system usaha tani. Aspek tanaman dan ternak (pakan) sebagai bagian dari sub ekosistem darat dapat ditingkatkan potensi dan utilisasinya melalui beberapa teknologi manipulasi untuk tujuan produktif baik secara fisik, kimiawi, biologic maupun gabungan diantara ketiganya, misalnya : secara tunggal pada hijauan pakan sebagai silase.

Model integrasi dapat menjamin kontinuitas,kuantitas, kualitas, serta keseimbangan gizi pakan yang diperlukan, pemanfaatan energi panas dalam bentuk biogas dan perbaikan kesuburan tanah melaui pemanfaatanya sebagai kompos/pupuk organic. Rumusan strategis dalam aspek feeding yang selayaknya diuji terlebih dahulu pada skala laboratorium (on-lab), skala station percobaan (on-station) dan skala petani (on-form) sehingga pada gilirannya mampu meningkatkan pendapatan petani peternakan. (pw)

Kata Kunci: ruminansia, ternak, pertanian

Full teks Pidato Pengukuhan Guru Besar dapat didownload di http://eprints.undip.ac.id/310/