Oleh Soegiono Soetomo (3 Agustus 2002/ FT)

 Abstraksi

 Sub-urban adalah perkembangan desa menjadi kota yang terjadi oleh ekstensi atau penjalaran kota. Ada dua kekuatan yang berbeda yang mendasari terbentuknya kota yaitu kekuatan ekonomi dan kekuatan non ekonomi. Kesimpulannya bahwa sector pertanian dan ekologi merupakan sector yang membentuk urbanisasi. Aspek-aspek kekuatan local di wialyah sub urban akan menjadi basis terciptanya kota yang manusiawi dan bernuansa ekologis seperti pada daerah rurban (rural urban).

Untuk mencapai tujuan pembangunan wilayah yang berkelanjutan maka harus ditentukan konsep dan strategi pada lima pilar sasaran pembangunan, yaitu:

  • konservasi wilayah sumber daya alam dan tata lingkungan
  • Pengembangan kekuatan local yang didukung oleh kecirian dan kemandirian.
  • Pengembangan wilayah dalam sistem satuan permukiman
  • Jalinan dan sinergi semua unsure dalam keberagaman wilayah
  • Pemberdayaan

Sinergi antar wilayah administrasi hrs menjadi prasarat mutlak dalam pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Kerjasama yang baik antar pemerintah kota dan kabupaten, pemerintah propinsi dan pusat merupakan keharusan dalam mengakkan reigional management.(SP)

 Kata kunci: rural-urban linkage, human settlement, strategi desain ruang permukiman.

Full teks Pidato Pengukuhan Guru Besar dapat didownload di http://eprints.undip.ac.id/290/