Oleh Mustafid (3 Agustus 2002, FMIPA)

 Abstraksi

 Melihat perkembangan pasar yang semakin kompetitif, strategi utama dalam memacu daya saing produk adalah menerapkan standarisasi kualitas produk dalam sistem manajemen kualitas, misalnya dengan ISO seri 9000 yang dikeluarkan th 1987. ISO 9000 sebagai standar kualitas internasional yang diadopsi lebih dari 100 negara , termasuk Indonesia . Sistem ini mengharuskan diterapkannya statistika sebagai alat untuk melakukan peningkatan kualitas secara terus menerus. Tujuan sistem kualitas adalah memberikan keyakinan bahwa produk atau jasa yang dihasilkan memenuhi persyaratan kualitas bagi pelanggan.

UU No. 16 tahun 1997 mengamanatkan bahwa statistika penting bagi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi penyelenggaraan berbagai kegiatan di segenap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam pembangunan nasional. Namun demikian, kekeliruan, ketidak-akuratan, dan timbulnya berbagai bias dalam penyajian data statistika akan beresiko tinggi dalam pengambil kebijakan, sehingga untuk menjamin validitas penggunaan statistika, semua pengguna statistika wajib mengikuti kaidah-kaidah teknis statistika. Sedangkan para pimpinan atau pengambil kebijakan hendaknya memiliki “sense of statistics”, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar didasarkan atas data dari fakta dan dengan metode statistika yang benar.

    Peranan statistika sejalan dengan perubahan sikap dan perilaku masyarakat yang ingin memperoleh informasi data yang lebih cepat dan akurat sebagai sumber informasi yang digunakan untuk analisis suatu problema aktual, sehingga dapat dibuat keputusan untuk keperluan bisnis atau industri. (Hyn)

 Kata kunci: Statistika, kualitas, produk

Full teks Pidato Pengukuhan Guru Besar dapat didownload di http://eprints.undip.ac.id/289/