Lily Koeshartini Somadikarta (lahir di Surabaya, 1 Juni 1926 – meninggal di hari Sabtu, 18 April 2009 pada umur 82 tahun), adalah perintis pendidikan ilmu perpustakaan di Indonesia. Beliau menjadi pengajar sejak tahun 1968 hingga 2004, meski telah pensiun pada tahun 1991. Selama 12 tahun beliau menjadi ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Beliau lahir di Surabaya tetapi dibesarkan di Semarang, Jawa Tengah. Pada saat itu Semarang sedang dilanda “Pertempuran Tujuh Hari”. Alhasil seluruh kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu. Diputuskan kegiatan sekolah dipindah ke Salatiga, kemudian berpindah lagi ke Yogyakarta. Disana beliau memperoleh ijazah dari SMA-B pada tahun 1947.

Setelah lulus dari SMA-B, selama dua tahun Lily Koeshartini sempat mencari-cari sekolah yang cocok untuk meneruskan studinya. Pada tahun 1949, ia hijrah ke Jakarta dan memulai studinya di jurusan biologi Sekolah Lanjutan Tinggi (sekarang Universitas Nasional) yang baru dibuka pada bulan Oktober 1949. Karena kuliah di SLT diselenggarakan pada sore hari, siang hari ia bekerja di Centrale Boekerij Indonesia (CBI) yang menjadi awal karirnya di bidang perpustakaan.

CBI saat itu menempati sebuah bangunan di kompleks bekas pabrik madat yang berlokasi di Jl. Salemba Raya 4 (sekarang kompleks UI). Sebagai kantor pusat, CBI mengkatalog buku-buku untuk perpustakaan umum di Jakarta. CBI pula yang menganjurkan supaya Lily mengajukan permohonan beasiswa dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan khusus untuk pendidikan perpustakaan di Negeri Belanda. Pada akhir bulan November 1950, dua orang penerima beasiswa pemerintah untuk pendidikan perpustakaan dan 26 penerima beasiswa untuk bidang lainnya berangkat dengan menumpang kapal barang Inggris ke Amsterdam, Belanda. Mereka tiba di Belanda pada bulan Januari 1951, sementara pendidikan perpustakaan baru dimulai pada bulan September. Sambil menunggu waktu kuliah dimulai, Lily menggunakan waktu luangnya dengan mengambil “les privat” bahasa Inggris, Jerman, dan Prancis atas biaya Kedutaan Besar RI.

Pendidikan perpustakaan di Belanda yang tersedia pada masa itu hanya ada pada tingkat diploma. Penyelenggaranya adalah “Centrale Vereniging voor Openbare Leezalen en Bibliotheken” (OLB). Pada tanggal 1 Agustus 1953, Lily Koeshartini memperoleh “Assistensdiploma (Diploma voor OLB Assistenten) dari pendidikan perpustakaan di OLB Amsterdam.

Sekembalinya dari Belanda, Lily Koeshartini ditempatkan di Perpustakaan Sejarah Politik dan Sosial, Kementerian P&P yang berlokasi di Jalan Merdeka Selatan 11 Jakarta. Penempatan itu ia terima dengan berat hati, karena ia anggap tidak sesuai dengan kekhususan pendidikan yang telah ia peroleh, yakni asisten diploma untuk perpustakaan umum. Bersama Siti Aisjah Anwar (Ies Prayogo, alm.) yang lulusan OLB Utrech, ia mengerjakan katalog untuk buku-buku yang diterima perpustakaan dari Penerbit Brill, Leiden. Pekerjaan perintisan selanjutnya adalah menyusun peraturan pengkatalogan deskriptif (pada masa itu disebut “uraian title”) yang juga dikerjakan bersama Ies Prayogo beserta dua kawan lain yakni Roesina Pamoentjak-Sjahrial dan O.D.P. Sihombing (alm.). Mereka berempat bekerja atas prakarsa sendiri, dalam arti tanpa bayaran. Proyek kerja bakti tersebut dilakukan setiap hari Jumat dan baru selesai selama setahun. Hasil pekerjaan dari proyek tersebut masih berupa manuskrip yang tersimpan. Selain pekerjaan untuk Penerbit Brill, Lily Koeshartini dan Ies Prayogo bekerja di Gunung Agung pada sore hari. Mereka merintis pengkatalogan buku-buku untuk bibliografi Indonesia. Ia juga mengajar sebagai tenaga lepas di Kursus Pendidikan Ahli Perpustakaan.

Pada pertengahan tahun 1954, Lily Koeshartini dipindahkan ke Perpustakaan Negara Semarang. Pemindahan tersebut disertai dengan iming-iming bahwa Mr. Lie Sek Hiang, Kepala Biro Perpustakaan Kementerian P&P, akan mengusahakan beasiswa untuk program master di Amerika Serikat. Namun beasiswa itu tidak ia kejar, karena pada 26 Februari 1955 Lily Koeshartini menikah dengan Soekarja Somadikarta yang saat itu bekerja sebagai Asisten Profesor di Fakultas Kedokteran Hewan yang pada saat itu masih berada di bawah naungan Universitas Indonesia di Bogor. Mereka dikaruniai dua orang anak yakni Lini Berlinawati (juga pustakawan lulusan Loughborough University of Technology, UK – sekarang tinggal di Inggris) dan Dedi Achdiat (meninggal dunia pada 18 Januari 1985).

Setelah menikah, Lily – yang kemudian lebih sering dikenal dengan Lily K. Somadikarta – ditempatkan di Perpustakaan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Indonesia, Bogor. Pada saat tenaga dari Belanda yang bertugas di fakultas tersebut meninggalkan Indonesia pada 1957-1958, Lily diserahi tugas untuk menjadi Kepala Perpustakaan Fakultas Pertanian. Di samping itu ia kembali mengajar sebagai tenaga lepas di Kursus Pendidikan Ahli Perpustakaan di Jakarta.

Empat tahun kemudian (1963), Lily mendapat beasiswa dari Kentucky Research Foundation untuk mengambil program master di University of Kentucky, Lexinton, Amerika Serikat. Pada tahun yang sama, di bulan September, Fakultas Pertanian dan Kedokteran Hewan Universitas Indonesia di Bogor dialihkan ke Institut Pertanian Bogor (IPB) yang baru dibentuk. Sekembalinya dari Amerika Serikat di tahun 1964, Lily mengambil prakarsa untuk menyatukan perpustakaan yang ada dan membentuk Perpustakaan Pusat IPB.

Pada tahun 1968, Lily memutuskan untuk berkarir sebagai pengajar tetap di Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Sastra, Universitas Indonesia. Selama 12 tahun, atas dedikasinya mengembangkan Jurusan Ilmu Perpustakaan, Lily K. Somadikarta menjabat sebagai Ketua Jurusan. Ia masih mengajar sampai tahun 2004 dan membantu pengembangan UPT Perpustakaan UI, meski telah pensiun pada tahun 1991.

Sebenarnya, yang menjadi perhatian utamanya sejak Lily K. Somadikarta berkarir di bidang perpustakaan adalah standarisasi untuk pengkatalogan dan klasifikasi. Namun demikian, karya tulis yang ia hasilkan sangat terbatas. Baik karyanya sendiri maupun karya dalam tim digandakan dalam jumlah yang tidak banyak, untuk keperluan pengajaran di Jurusan Ilmu Perpustakaan, program sertifikasi pustakawan, penataran, dsb.

Beliau meninggal dunia di RSCM Jakarta Pusat, pada hari Sabtu, 18 April 2009 sekitar pukul 01.00.

Pendidikan

  • Kartini School
  • MULO (Meer Uitgebreid Larger Onderwijs)
  • SMPP (Sekolah Menengah Pertama Putri)
  • SMT (Sekolah Menengah Tinggi) Bagian B (Ilmu Pasti) di Semarang
  • SMA-B Yogyakarta, 1947
  • Jurusan biologi Sekolah Lanjutan Tinggi (sekarang Universitas Nasional) yang baru dibuka bulan Oktober 1949
  • “Assistensdiploma (Diploma voor OLB Assistenten), Centrale Vereniging voor Openbare Leezalen en Bibliotheken (OLB), Belanda, 1 Agustus 1953
  • Master di University of Kentucky, Lexinton, Amerika Serikat dengan beasiswa dari Kentucky Research Foundation, 1963-1964

Pengalaman kerja

  • Pegawai di Centrale Boekerij Indonesia (CBI)
  • Pegawai di Penerbit Gunung Agung
  • Pegawai di Perpustakaan Sejarah Politik dan Sosial, Kementerian P&P
  • Tenaga lepas di Kursus Pendidikan Ahli Perpustakaan
  • Pegawai di Perpustakaan Negara Semarang
  • Kepala Perpustakaan Fakultas Pertanian, Universitas Indonesia, Bogor
  • Pengajar tetap di Jurusan Ilmu Perpustakaan, Universitas Indonesia (sejak 1968)
  • Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan, Universitas Indonesia

Karya tulis

  • Prinsip-prinsip Katalogisasi Bahan Perpustakaan dalam The Anglo American Cataloguing Rules 1967 (Karya Tulis Berkala JIP-FSUI, No. 2,1973)
  • Prosedur Berangkai dalam Pembentukan Entri dan Tajuk Subjek (Karya Tulis Berkala JIP-FSUI No. 8, 1983)
  • Pengaturan Mengabjad (1967) yang pertama kali digandakan oleh PDIN (sekarang PDII-LIPI).
  • Standar Penentuan Tajuk Entri (1976)
  • Pengelolaan Bahan Pustaka: Pedoman Kerja Rutin dan Teknik Bibliografi (1976)
  • Daftar Tajuk Subyek Universitas Indonesia yang diterbitkan oleh UPT Perpustakaan Pusat UI (2001)

Referensi