Oleh Agustinus Soemantri Hardjojuwono (20 Oktober 1990/ FK)

Abstraksi

 Perkembangan Ilmu Biologi Molekul memberikan dampak kemajuan dalam pengembangan Hematologi-Onkologi medik anak, khususnya untuk penatalaksanaan pengobatan penderita leukemia dengan menggunakan pengobatan hasil teknologi DNA.

Mengaplikasikan Biologi Molekul dalam akurasi patogenesis, diagnosis penatalaksanaan penyakit, rehabilitasi dan pencegahan penyakit khususnya di bidang Hematologi-Onkologi Medik Anak. Dalam aplikasi saat ini disusun strategi dalam penatalaksanaan pengobatan penderita leukemia yang dapat memberikan harapan baru bahkan tidak hanya penderita leukemia, tetapi juga untuk penderita keganasan yang lain. Pada prinsipnya penatalaksanaan sebagai berikut:

Setelah diagnosis ditegakkan dan berat ringannya perjalanan penyakit dengan atau tanpa komplikasi ditentukan, maka disusunlah suatu program pengobatan sitostatika yang andal dan memadai. Di samping itu disertai dengan obat interferon dan intereukin (produk baru sebagai hasil teknologi DNA rekombinan). Apabila sumsum tulang dalam keadaan aplasi sebagai akibat pola pengobatan sitostatika yang andal, dapat diberikan obat berupa “Granulocyte-Macrophage Colony Stimulating Factor” (juga hasil DNA rekombinan) untuk memacu sel induk agar dapat memproduksi sel granulosit yang merupakan factor pokok untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Peranan cangkon sumsum tulang allolog atau autolog dapat lbih menujang keberhasilan dalam penatalaksanaan.(Sbd)

 Kata kunci : biologi molekul, hematologi-onkologi medik anak.

Full teks Pidato Pengukuhan Guru Besar dapat didownload di http://eprints.undip.ac.id/201/