Oleh : Rosa Widyawan
 
 
Pekerjaan referensi akan efektif apabila pustakawan mempunyai pengetahuan tentang sumber-sumber informasi. Pengetahuan ini menjadi bekal untuk memilih dan mengevaluasi bahan-bahan yang akan dikelompokkan kedalam koleksi referensi. The ALA Glossary of Library Information Science mendifinisikan buku referensi sebagai: (1) Buku yang dirancang dengan penyusunan dan perlakuan subjeknya untuk dilihat pada informasi yang sudah pasti bukan untuk dibaca secara berurutan (2) buku yang penggunaannya terbatas dalam gedung perpustakaan. Kebanyakan pustakawan referensi mengandalkan buku-buku referensi yang diidentifikasi dan di ditetapkan secara cermat untuk simpan di perpustakaan. Kebanyakan pemustaka mengenal buku referensi, dan banyak rumah tangga yang menyimpan kamus dan ensiklopedia. Kamus elektronik juga tersedia di handset telefon genggam, bahkan saat ini banyak sekali kamus ensiklopedia yang dapat diakses melalui Internet.

Namun demikian, jenis sumber referensi yang manakah yang sering digunakan untuk masing-masing subjek? Tentunya tidak ada jawaban yang pasti, karena terlalu banyak variablel dalam hal kecanggihan pengguna, kemampuan pemustaka, ketrampilan pustakawan, kebutuhan khusus komunitas dan sejenisnya. Perpustakaan PDII-LIPI mungkin akan memilihkan Encyclopedia of Chemical Processing and Design (Chemical Processing and Design Encyclopedia) atau Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemist. Sementara perpustakaan umum mungkin akan memilihkan pemustaka mereka dengan kokesi-koleksi yang lebih umum.
Salah satu cara untuk menggolongkan sumber referensi adalah dari bentuknya, yakni tercetak, bentuk mikro, format elektronik seperti CD-ROM, atau dokumen yang dapat diakses melalui Internet. Namun dapat pula dibagi menjadi dua kelas utama yaitu kompilasi yang menyediakan informasi langsung dan kompilasi yang merujuk pada sumber lain yang berisi informasi, hanya menunjukkan tempat dimana informasi itu didapatkan. Dalam praktik, perbedaan ini menjadi kabur karena sumber-sumber jenis pertama sering merujuk pada yang lain untuk informasi yang lebih lengkap, sedangkan jenis kedua cukup menjawab beberapa pertanyaan. Jenis dari jenis pertama mencakup ensiklopedia, kamus, almanak, handbook, buku tahunan, atlas, dll. Sedangkan jenis kedua termasuk katalog, bibliografi dan indeks.