Seri : WORLD OF INFORMATION & LIBRARY (WIL)

Penulis : Muhammad Muhtar Arifin Sholeh

Sumber : https://www.facebook.com/note.php?note_id=499075059721

Ciri Informasi Berkualitas Tinggi

 Informasi yang berkualitas tinggi (baik) menunjukkan beberapa indicator seperti advance, accurate, clear, complete, more frequent, positive purpose, relevant, reliable source, up to date, dan useful, yang akan dijelaskan singkat secara alphabetis.

 

1.    Accurate (Akurat)

 

Akurat berarti menunjukkan kebenaran, kepastian, ketepatan, dan konsistensi, misalnya informasi ilmiah (berdasar ilmu pengetahuan), informasi dari ulama, guru, atau dosen, informasi dalam hukum atau aturan, dan informasi yang disampaikan oleh seorang ditektif (spionase), dsb-dsb. Informasi-informasi tersebut harus akurat.

 2.    Advance (Unggul)

Informasi dikatakan unggul jika mempunyai nilai tambah, mempunyai nilai lebih dari yang lain, dan penghargaan yang tinggi. Informasi unggul harus memenuhi aspek-aspek informasi tingkat tinggi yaitu sangat akurat, sangat penting, dan sangat bermanfaat, misalnya informasi di dalam kitab suci, informasi yang disampaikan pimpinan agama(ulama, dsb.), informasi bidang tertentu yang disampaikan oleh ahlinya, dsb-dsb.

 3.    Clear (Jelas)

Informasi dikatakan jelas apabila mudah dibaca, dilihat, didengar, diraba, dirasakan, danatau dipahami. Jelas bisa berarti jelas tulisannya, gambarnya, suaranya, maknanya, dsb. Jadi, informasi ini tidak menghasilkan kesalah-pahaman, tidak mendua (ambigu), dan tidak munafiq, yaitu informasi apa adanya, jujur. Contoh ciri informasi ini adalah informasi peraturan lalu lintas, informasi di gambar atau peta, informasi yang disampaikan oleh penceramah, dsb-dsb. Informasi yang jelas memang menuntut manusia untuk mengerti dan memahaminya dengan baik.

 4.    Complete (Lengkap)

Informasi yang baik adalah informasi yang lengkap, yaitu memenuhi aspek-aspek yang memang dibutuhkan dan memperjelas, misalnya aspek waktu, tempat, tujuan, alasan, keperluan, biaya, jumlah, cara, media, orang, dsb. Contoh ciri informasi ini adalah informasi dalam suatu undangan atau dalam suatu tiket. Undangan atau tiket hendaknya member informasi yang lengkap tentang waktu, tempat, biaya, dsb.

 5.    Frequent (Frekuensi)

Dalam konteks ini, frekuensi adalah informasi yang sering dimunculkan (disampaikan), sehingga berulang-ulang dilihat, didengar, atau “ditangkap”. Informasi yang diulang-ulang biasanya informasi yang sangat penting dan bernilai tinggi, seperti bacaan surat al-Fatihah yang diulang minimal 17 kali sehari-semalam (bagi yang mendirikan shalat), dan informasi tentang ramalan cuaca atau pembacaan berita.

 6.    Positive Purpose (Tujuan Positif)

Informasi yang bertujuan baik adalah informasi yang berkualitas baik, misalnya bertujuan untuk meningkatkan imtaq (iman-taqwa) seseorang, untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk meningkatkan minat baca-tulis, untuk membangun negara, dsb-dsb.

 7.    Relevant (Relefan/Sesuai) or Objective

Informasi yang baik ialah informasi yang relefan (sesuai) dengan obyek, waktu, tempat, kebutuhan, minat, tujuan, profesi, status-peranan, keadaan alam, dsb. Informasi yang baik sesuai dengan obyeknya. Contoh ciri informasi ini adalah bahwa seorang muslim membutuhkan informasi tentang isi al-Quran dan al-Hadits, syari’ah Islam, aqidah, akhlaq, ibadah, pendidikan, dsb-dsb. Seorang pustakawan memerlukan informasi tentang peraturan perpustakaan, koleksi perpustakaan, buku-buku baru, system katalogisasi, system sirkulasi, sumber-sumber informasi, dsb-dsb. Seorang guru atau dosen membutuhkan informasi tentang perencanaan mengajar, kurikulum, tujuan pendidikan, materi pelajaran (mata kuliah), metode mengajar, media mengajar, cara mengevaluasi siswa, dsb-dsb.

 8.    Responsible, Reliable Source (Sumber Terpercaya, Tanggung Jawab)

Informasi yang baik adalah informasi yang bersumber dari seseorang atau lembaga yang bertanggung jawab, bisa dipercaya (amanah) dan ditelusuri (check and recheck). Sumber informasi yang amanah dan bertanggung jawab dapat dilihat dari akhlaq (moralitas), profesionalitas (otoritas ilmu), dan informasinya akurat, relefan (obyektif), lengkap, dan jelas. Orang-orang yang dikenal baik (jujur, amanah, dsb.) dapat menjadi sumber informasi yang bertanggung jawab. Pemerintah, koran, jurnal, majalah yang baik dapat juga menjadi sumber informasi yang terpercaya.

 9.    Up-to-date (Baru/Terbaru)

Ciri ini dapat diperdebatkan, ada yang setuju, ada yang tidak, karena melihat isi dan konteks informasi masing-masing. Dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau konteks pertukaran mata uang asing, informasi yang baru (terbaru) merupakan informasi yang baik. Informasi baru dikatakan baik jika memang isinya (yang baru) memang sangat dibutuhkan, sehingga informasi yang lama tidak dipakai lagi. Namun demikian, banyak informasi lama yang masih sangat dibutuhkan, seperti isi kitab suci, sebagian teori-teori atau konsep-konsep lama tentang suatu ilmu (misalnya, the Canon of Medicine oleh Avicenna (Ibnu Sina), the Gravitation Law oleh Newton, dsb.), catatan-catatan sejarah yang jujur, dsb-dsb.

 10.     Useful (Manfaat)

Informasi yang baik adalah informasi yang bermanfaat. Pemanfaatan informasi tergantung pada kebutuhan seseorang seperti kebutuhan agama, ekonomi, belajar, karier/pekerjaan, hiburan, hobbi, hubungan social, dsb. Informasi isi al-Quran sangat penting bagi ummat manusia, khususnya muslimin-muslimat. Informasi ilmiah dibutuhkan oleh siswa, guru, atau peneliti. Informasi tentang harga barang, produk barang, perkembangan ekonomi, inflasi, biaya, tren pasar, dsb., sangat bermanfaat bagi para pedagang atau pelaku bisnis. Informasi yang bermanfaat juga berarti kemudahan dalam mencari dan memanfaatkan informasi.

 

Pemerintah Scotlandia memberi petunjuk tentang ciri-ciri informasi yang berkualitas baik, khususnya dalam menghasilkan dan menyediakan informasi bidang kesehatan, yaitu sebagai berikut:

  1. Clearly state what they are about and whom they are for
  2. Are relevant to the people for whom they are intended
  3. Are accurate and consistent with up-to-date research evidence about the effects of healthcare interventions
  4. Are accessible, comprehensible and acceptable to the people for whom they are intended
  5. Support patient-focused healthcare
  6. Are designed to achieve their particular aims
  7. Help people to identify further sources of information and support
  8. Help people to judge the quality of the information provided.

(Source: http://www.scotland.gov.uk/Publications/2003/10/18378/28154 – accessed in 6th of August 2009)